“Kami senantiasa berupaya melampaui batas dan melakukan hal-hal yang luar biasa.”
Pendekatan “satu solusi untuk semua” tidak relevan dalam manufaktur aditif, terutama di sektor medis, di mana setiap pasien dan kasus memiliki kebutuhan yang spesifik. Oleh karena itu, teknologi harus disesuaikan. Pemikiran inilah yang menjadi dasar Stratasys dalam membentuk kelompok Medical Solutions pada tahun 2015.
“Sebelum tahun tersebut, para pengguna memanfaatkan produk generik Stratasys, seperti printer dan material, untuk kebutuhan di bidang medis,” ungkap Ido Bitan, Direktur Manajemen Produk di Departemen Medical Solutions Stratasys, kepada TCT. “Sejak berdirinya departemen medis, kami telah melakukan transformasi besar.”
Selama satu dekade terakhir, perusahaan manufaktur aditif (AM) ini bekerja sama dengan berbagai pihak di sektor medis, termasuk perusahaan perangkat medis, rumah sakit, dan universitas, guna memahami kebutuhan mereka, mengidentifikasi kesenjangan teknologi, serta mengeksplorasi peluang aplikasi untuk perangkat medis, alat bantu bedah, dan model anatomi yang realistis.
“Kami senantiasa berusaha melampaui batas dan melakukan hal-hal yang luar biasa,” ujar Bitan.
Industri medis berfokus pada manusia, yang sering kali melibatkan pengambilan keputusan krusial antara hidup dan mati. Hal ini menjadi faktor utama dalam peta jalan inovasi Stratasys. Model medis yang mereka hasilkan menggunakan teknologi PolyJet, dengan kombinasi material unik yang bervariasi dalam tingkat kelembutan, fleksibilitas, dan kepadatan untuk menyerupai tubuh manusia, kini dimanfaatkan untuk perencanaan pra-operasi yang kompleks serta pelatihan bedah yang realistis. Saat ini, Stratasys menjadi satu-satunya penyedia solusi pencetakan 3D yang menawarkan laporan biomekanik untuk membuktikan bahwa model cetaknya, yang dibuat berdasarkan data pasien, berperilaku secara biomekanik seperti jaringan asli.
“Kami telah berupaya keras untuk memastikan, pertama-tama, bahwa kami mampu mencetak material yang lebih lembut, yang merupakan tantangan tersendiri. Namun, hal tersebut tidak cukup hanya dengan menyatakan bahwa material tersebut mirip,” jelas Bitan. “Kami, bersama para pemimpin industri, menghasilkan laporan yang menunjukkan kesamaan material ini dengan jaringan kadaverik dan nilai-nilai literatur dibandingkan dengan nilai yang diukur dari model cetak. Kami telah membuktikan dua hal penting. Pertama, bahwa model kami berperilaku secara biomekanik menyerupai jaringan asli. Kedua, bahwa hasilnya sangat konsisten dan dapat diulang, sesuatu yang tidak dapat diperoleh dari jaringan kadaver.”
Setelah berhasil menciptakan model yang menyerupai tubuh manusia, langkah selanjutnya adalah mengeksplorasi performa model tersebut dalam pencitraan medis. Pada tahun 2022, Stratasys memperkenalkan material baru untuk printer Digital Anatomy 3D, yang memungkinkan produksi “model radio-realistis” yang dapat divisualisasikan melalui pemindaian CT atau sinar-X. RadioMatrix, material radiopak pertama, memungkinkan model cetak 3D memiliki nilai radiopasitas antara -30 hingga 1000 Hounsfield Units (HU). Bitan menjelaskan bahwa sudah tersedia banyak ide dari para pelanggan, termasuk dari produsen mesin CT, yang berhasil mempercepat waktu pengembangan dengan mencetak model patologi dan kasus unik untuk menguji kemampuan mesin dalam menangkap gambar atau bahkan mengurangi tingkat radiasi.
“Dengan model ini, pengguna dapat melakukan studi tanpa melibatkan pasien, memindainya hingga 500 kali dengan metode, tingkat energi, dan waktu yang berbeda. Hal ini membantu menemukan metode terbaik untuk mengidentifikasi patologi sekaligus mengurangi paparan radiasi bagi pasien,” jelas Bitan.
Kolaborasi untuk Masa Depan Regeneratif
Studi terbaru antara Stratasys dan CollPlant Biotechnologies bertujuan untuk mengeksplorasi potensi regenerasi medis, yang dianggap sebagai langkah besar berikutnya dalam manufaktur aditif. Kedua perusahaan ini memulai studi praklinis untuk mengembangkan solusi bioprinting 3D guna mencetak implan payudara regeneratif. Implan ini dicetak pada sistem Origin menggunakan bioink berbasis rhCollagen, yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan jaringan alami dan sepenuhnya terdegradasi seiring waktu, sehingga menghasilkan jaringan payudara asli.
Stratasys berkomitmen untuk memberikan dampak positif, salah satunya melalui peningkatan aksesibilitas. Pada acara RAPID + TCT, perusahaan ini meluncurkan printer J5 Digital Anatomy 3D, yang dirancang untuk memproduksi model spesifik pasien yang menyerupai jaringan manusia, struktur tulang, dan pembuluh darah. Mesin ini didesain dengan ukuran yang kecil, ringan, dan sesuai untuk digunakan di lingkungan kantor.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan stratasys indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi stratasys.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
